Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI
"Dari Daerah untuk Indonesia" - Membangun Demokrasi Berkelanjutan untuk Generasi Mendatang
Sultan Baktiar Najamudin, akrab disapa SBN atau Bungsu (Bung Sultan), lahir pada 11 Mei 1979 di Bengkulu. Dengan semangat dan determinasi, ia membangun karir luar biasa yang menggabungkan kepemimpinan publik, pengusahaan, dan dedikasi sosial.

Karena keterbatasan ekonomi, ia merantau ke Jakarta menyusul sang kakak. Ia bekerja sambil menempuh pendidikan hingga diterima di Universitas Indonesia. Sejak muda, ia memulai kiprahnya di berbagai organisasi dari tingkat bawah dan pernah menjabat posisi strategis sebagai Ketua Karang Taruna, KNPI, HIPMI, KONI, dan PARFI.
Sebagai anak Melayu, Sultan juga tercatat sebagai Ketua Dewan Pembina DMDI dan BKPMRI.
Terpilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, pemimpin termuda dari lembaga tinggi negara dengan visi "Dari Daerah untuk Indonesia".
Menjabat sebagai Wakil Ketua DPD RI dan penggagas branding lembaga "Dari Daerah untuk Indonesia."
Melanjutkan upaya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di tingkat regional.
Karir dimulai saat terpilih sebagai Senator mewakili Provinsi Bengkulu, sebelum usia 30 tahun.

Sultan memulai dari bawah sebagai montir dan pedagang kecil sebelum meraih kesuksesan di sektor pertahanan, persenjataan, perkebunan, dan pertambangan. Ia memahami tantangan pelaku usaha lokal dan nasional.
Bersama anak muda dari berbagai negara, Sultan mendirikan IDE dan IDEpreneur untuk menciptakan generasi pemimpin dengan kompetensi dan visi sosial kuat.
Pengalaman Bisnis
30+ Tahun
Startup hingga multinasional
Sektor Usaha
5+ Sektor
Pertahanan, perkebunan, energi, UMKM
UMKM Terbina
1000+
Program pemberdayaan
2025
Penghargaan tertinggi dari negara
2024
Jasa luar biasa untuk masyarakat dan negara
2024
Penguatan institusi demokrasi
2024
Pemberdayaan perwakilan lokal
2022
Sikap kritis di DPD RI
2021
Kinerja di lembaga perwakilan
Aktif dalam Globe International dan Conference of the Parties (COP) yang berfokus pada lingkungan dan perubahan iklim. Dipercaya sebagai penasihat duta besar.
Konsisten mendorong pemberdayaan pemuda dan penguatan ekonomi lokal. Sultan Berbagi dijalankan sejak 2009.
Senator "Satu Juta Pohon" membawa visi besar melalui konsep Green Democracy—demokrasi yang sejuk, pro-growth, pro-youth, dan pro-ekologis.
Iklim politik stabil, inklusif, ramah lingkungan
Pertumbuhan berkelanjutan untuk semua
Pemberdayaan generasi muda sebagai pemimpin
Keberlanjutan lingkungan untuk masa depan
"Bangsa ini membutuhkan negarawan. Mencintai Indonesia berarti berpikir jauh ke depan—untuk seratus tahun mendatang."
"Dari Daerah Untuk Indonesia"
Komitmen untuk memberdayakan potensi lokal, memperkuat representasi daerah, dan memastikan pembangunan nasional dibangun dari fondasi nusantara yang kuat. Indonesia yang kuat adalah Indonesia yang sejahtera di tingkat daerah.